RSS
Container Icon

::. 4 Sungai Yang Mata Airnya DiPercaya Dari Surga .::

Dunia memiliki ribuan bahkan jutaan sungai yang membentang dan menjadi salah satu sumber kehidupan untuk wilayah yang dialirinya. Dari sekian banyak sungai itu, hanya empat sungai yang dipuji sedemikian tinggi oleh Nabi Muhammad SAW. Beliau menyebut empat sungai ini sebagai sungai surga. Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, “Seihan, Jeihan, Nil, dan Eufrat, semuanya adalah sungai-sungai surga.’’(HR Muslim).

Kawasan di sekitar sungai ini pada masa lalu tumbuh menjadi pusat-pusat peradaban umat manusia. Saat ini negara Arab dan Timur Tengah yang umumnya gersang bisa tumbuh subur berkat dialiri sungai-sungai ini. Rasulullah SAW memang secara khusus menyebutkan keistimewaan keempat sungai tersebut.

Sebuah riwayat dari Ibnu Abbas Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah SWT menurunkan sungai-sungai tersebut dari sumber mata air yang sama dengan yang berada di surga, yakni di lapisan yang paling bawah. Sumber mata air ini dilindungi oleh sepasang sayap malaikat Jibril as. Ia menitipkannya pada gunung yang kemudian mengalirkannya ke bumi.

***

1. Sungai NIL

Sungai Nil merupakan sungai terpanjang di dunia yang membelah sembilan negara diantaranya Ethiopia, Zaire, Kenya, Uganda, Tanzania, Rwanda, Burundi, Sudan, dan Mesir dengan panjang sungai mencapai 6.650 km. Aliran airnya berasal dari pegunungan Kilimanjoro, Afrika Timur dan mengalir dari arah selatan ke utara dan bermuara di laut tengah.

Ada fenomena yang menjadi perhatian para ilmuwan Arab tentang kadar air yang seolah sudah diatur. Pada musim dingin, sungai ini justru surut, namun ketika musim panas tiba, maka debit airnya malah naik. Luapan air menggenangi daerah di kiri kanan sungai, sehingga menjadi lembah yang subur selebar antara 15 sampai 50 kilometer. Sehingga meski musim panas, namun kawasan di wilayah sungai Nil tetap subur. Naiknya sungai Nil di musim panas karena mencairnya salju di pegunungan Kilimanjoro.

Dari air Nil pula pertanian dan perkebunan Mesir menggeliat, hingga tidak di bayangkan di negeri yang mayoritas daratannya berupa padang pasir ini bisa menghasilkan buah-buahan seperti pisang, jeruk, anggur dan buahan lainnya. Amat pantas jika posisi Nil begitu berharga karena manfaatnya cukup besar terhadap kehidupan dan peradapan manusia karena Nil sendiri memiliki kekhususan di hadapan Allah SWT.


2. Sungai EUFRAT


Sungai Eufrat dalam beberapa hadist sering disebut oleh Nabi Muhammad SAW. Sungai ini membentang sepanjang lebih kurang 2.781 km dan melewati tiga negara, yakni Turki, Suriah, dan Irak. Sungai ini besar bersama sungai Trigis dalam peradaban kuno besar di Mesopotamia. Kebanyakan kota purba penting terletak di tebing sungai ini, seperti Kota Mari, Sippar, Nippur, Shuruppak, Uruk, dan Eridu. Lembah sungai ini juga membentuk pusat imperium Babilonia dan Assyria. Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa menjelang hari kiamat, sungai Eufrat akan mengering. Pada saat mengering nanti akan ditemukan ‘Gunung Emas’ yang hanya akan membawa kekacauan. Nabi SAW memerintahkan agar umat Islam tidak turut serta dalam perebutan gunung emas tersebut.

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Kiamat tidak akan terjadi sehingga sungai Euphrat surut menyibakkan gunung emas, di atasnya orang-orang berperang, sehingga dari setiap seratus orang akan terbunuh sembilan puluh sembilan. Setiap orang dari mereka mengatakan, “Mudah-mudahan, akulah orang yang selamat itu.” [HR. Bukhari dan Muslim]

Dalam sebuah hadits disebutkan, “Hampir tiba masanya, sungai Euphrat surut menyingkapkan pembendaharaan emas. Siapa yang menghadirinya, janganlah mengambilnya sedikitpun.” [HR. Bukhari dan Muslim]

Ubay bin Ka’ab: “Hampir tiba masanya, sungai Euphrat surut menyingkapkan gunung emas. Jika orang-orang mendengar hal itu, mereka berjalan ke sana. Maka orang-orang yang ada di sana mengatakan, “Jika kita membiarkan orang-orang mengambilinya, mereka pasti akan mengambil seluruhnya,” Beliau bersabda, “Maka, mereka bertempur di atasnya, sehingga setiap seratus orang terbunuh sembilan puluh sembilan.” [HR. Muslim].


3. Sungai SEIHAN

Seihan merupakan sungai terbesar yang berada di Yordania (dahulu wilayah syam). Air sungai mengalir dari perbukitan Anadolu di pegunungan Ante Toros. Sungai ini Melewati Adana, dan bermuara di Laut tengah, di timur laut Teluk Iskandarun. Dalam sumber Wikipedia, sungai ini merupakan Sungai terpanjang di Turki yang mengalir ke Laut Tengah. Di Adana, aliran Sungai Seihan dibendung menjadi sebuah dam yang berfungsi untuk irigasi, tenaga listrik, dan pengendali banjir.


3. Sungai JEIHAN

Jeihan adalah sungai di daerah Mushoishoh. Imam Al-Hazimi berkata: Seihan ada di daerah Mushoishoh, bukan lah sungai sihun (yang ada di khurosan). (Syarah Shahih Muslim (17/176). Disebutkan oleh Penulis Nihayatul Gharib bahwasanya Seihan dan Jeihan adalah Dua Sungai yang terletak di daerah Al-Mushoisoh dan Tursus.



Sumber Dari : http://forum.viva.co.id

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

::. Shirathal Mustaqim : Jembatan Setipis Rambut Dibelah Tujuh .::

Benarkah Jembatan Shirathal Mustaqim seperti rambut dibelah tujuh? Jembatan ini merupakan jembatan yang harus dilalui siapa pun tanpa terkecuali pada waktu hari kiamat tiba. Jembatan ini disebut-sebut sebagai penghubung antara neraka dan surga. Dan menurut cerita yang beredar, jembatan ini seperti rambut yang dibelah tujuh.


Adapun cerita ini berkembang karena penafsiran dari Surah Al-Fatihah yang di dalamnya disebut kata “Shirathal Mustaqim”. Beberapa ulama meyakini, arti “jalan yang lurus” adalah jembatan yang lurus dan panjang. Wallahualam. Dan tidak ada dalil yang shahih yang menyatakan bahwa Shirath seperti rambut yang dibelah tujuh.

Dalam riwayat ditemukan bahwa nama jembatan ini adalah jembatan Shirath yang terbentang diatas neraka menuju ke surga. Semua manusia akan melewatinya sesuai dengan amalan mereka. Ada yang jatuh ke neraka, ada yang melewatinya dengan cepat dan ada yang melewatinya dengan lambat. Dalam suatu riwayat mengatakan, bahwa adanya suatu jembatan diatas neraka Jahanam adalah hadist yang berbunyi:

“Maka dibuatlah As Shirath diatas Jahanam” Hadist Riwayat Al Bukhori dan Muslim

Diriwayatkan pula bahwa jembatan ini lebih lembut dari rambut dan lebih tajam dari pedang. Seperti ucapan Abu Sa’id Al Hudri “Sampai kepada ku bahwa jembatan ini (As Shirath) lebih lembut dari rambut dan lebih tajam dari pedang” hadist riwayat Imam Muslim.

Melewati jembatan As Shirath merupakan salah satu peristiwa dasyat yang akan dialami oleh manusia yang telah mengucapkan ikrar syahadat tauhid. Menyebrangi jembatan yang terbentang di dua punggun Neraka Jahanam ini tidak hanya dialami oleh umat Islam dari kalangan Nabi Muhammad SAW. Melainkan juga oleh umat beriman dari para Nabi sebelumnya, baik mereka yang imannya sejati, maupun mereka yang suka berbuat maksiat dan kaum munafik.

Menurut sebagian ahli tafsir, peristiwa menyebrangi jembatan diatas neraka, telah diisyaratkan Allah SWT dalam Al-Qur’an.




Yang Artinya :
“Dan tidak ada seorang pun di antara kamu yang tidak mendatanginya (neraka). Hal itu bagi Rabbmu adalah suatu ketentuan yang sudah ditetapkan. Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang zhalim di dalam (neraka) dalam keadaan berlutut.” (Q.s Maryam 19: 71-72).

Lalu bagaimanakah bentuk jembatan Shirath yang nantinya akan kita lalui? Dalam sebuah hadist, Nabi Muhammad SAW menggambarkan keadaan jembatan As-Shirath. Rasulullah SAW bersabda yang artinya:

“Licin lagi menggelincirkan, diatasnya terdapat besi pengait dan kawat berduri yang ujungnya bengkok, Ia bagikan pohon berduri di Nejd, dikenal dengan pohon Sa’dan. Dan dibentangkanlah jembatan Jahanam. Akulah orang pertama yang melewatinya. Doa para Rasul pada saat itu, “Ya Allah Selamatkan lah, selamatkanlah,”. Pada Shirath itu juga terdapat pengait-pengait seperti duri pohon Sa’dan. Hanya saja tidak ada yang mengetahui ukuran besar kecuali Allah SWT. Maka Ia mengait manusia, sesuai dengan amalan mereka,” (HR. Al-Bukhari).

Jembatan Shirath tersebut amat licin, sehingga sangat mengkuatirkan bagi siapa saja yang melewatinya. Dimana kita mungkin saja terpeleset dan terperosok jatuh. Shirath tersebut juga mampu menggelincirikan orang-orang yang berjalan diatasnya. Para ulama telah menerangkan bahwa maksud dari kata menggelincirkan, yaitu jembatan tersebut bergerak ke kanan dan ke kiri, sehingga membuat orang yang melewatinya takut akan tergelincir dan tersungkur jatuh.

Shirath tersebut memiliki besi pengait yang besar, penuh dengan duri dan dibagian ujungnya bengkok. Ini menunjukan siapa yang terkena besi pengait ini tidak akan lepas dari cengkramannya. Terpeleset atau tidak, tergelincir atau tidak dan tersambar oleh pengait besi atau tidak semua itu ditentukan oleh amal ibadah dan keimanan masing-masing.

Shirat ini terbentang di neraka Jahanam sehingga barang siapa yang terpeleset dan tergelincir atau terkena sambaran besi pengait maka Ia akan jatuh ke dalam Neraka Jahanam. Shirath tersebut sangat halus sehingga akan sulit melewatkan kaki di atasnya. Shirath juga sangat tajam sehingga bisa membelah orang yang melewatinya.

Sekalipun Shirath ini halus dan tajam manusia tetap dapat melewatinya. Karena Allah SWT maha kuasa untuk menjadikan manusia mempu berjalan diatas apapun. Kesulitan untuk melewati Shirath karena kehalusannya atau terluka karena ketajamannya, semua itu tergantung pada kualitas keimanan setiap orang yang melewatinya.

Setelah kita mengetahui bagaimana bentuk Shirath dalam hadist-hadist shahih, kita akan mengetahui pula bagaimana keadaan manusia saat melewati Shirat tersebut. Rasulullah SAW bersabda dalam (Shahih, HR. Muslim) artinya:

“Lalu diutuslah amanah dan rahim (tali persaudaraan) keduanya berdiri di samping kiri-kanan shirath tersebut. Orang yang pertama lewat seperti kilat”. Aku bertanya: “Dengan bapak dan ibuku (aku korbankan) demi engkau. Adakah sesuatu seperti kilat?” Rasul Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab : “Tidakkah kalian pernah melihat kilat bagaimana ia lewat dalam sekejap mata? Kemudian ada yang melewatinya seperti angin, kemudian seperti burung dan seperti kuda yang berlari kencang”

Akan ada manusia yang menyebrangi jembatan dengan selamat dan ada pula yang terluka karena sabetan duri-duri yang mencabik-cabik tubuhnya. Lalu ada pula mereka yang gagal menyebranginya hingga ujung, mereka terpeleset, tergelincir hingga terjatuh dan terjerembab dengan wajahnya ke nereka yang menyala-nyala di bawah jembatan. Lalu bagaimana seseorang menyebranginya dengan selamat?

Nabi Muhammad SAW menjelaskan bahwa saat peristiwa menegangkan itu sedang berlangsung, para Nabi dan malaikat sibuk mendoakan bagi orang-orang berimana. Mereka berdoa yang artinya, “Ya Rabbi selamatkanlah, Ya Rabbi selamatkanlah”. Selanjutnya Allah akan meberikan cahaya bagi orang yang beriman dan bertaqwa. Allah telah menjelaskannya dalam Al-Qur’an Surah At-Tahrim : 8 yang berbunyi :











Artinya : 
“Wahai orang-orang yang beriman! Bertobatlah kepada Allah dengan tobat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapuskan kesalahan-kesalahanmu, dan memasukkan kamu ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak mengecewakan Nabi dan orang-orang yang beriman yang bersama dengannya; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka berkata, "Ya Tuhan kami, sempurnakanlah untuk kami cahaya kami dan ampunilah kami; sungguh, Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu." (Q.s At-Tahrim:8)

Dan pada saat itulah, setiap orang tidak akan ingat pada orang lainnya, betapa sulitnya bagi kita untuk menyeberang di atasnya. Tetapi Allah SWT maha perkasa sekaligus maha bijaksana, Allah akan memberikan bekal bagi orang-orang beriman dan bertaqwa untuk sangggup melintas di jembatan tersebut.

Sungguh pemandangan yang pastinya sangat mendebarkan. Pantaslah jika Nabi Muhammad SAW menyatakan, bahwa jika saat menyeberangi jembatan di atas neraka Jahanam ini sedang berlangsung, seseorang tidak akan ingat orang lainnya sebab setiap orang sibuk memikirkan keselamatannya masing-masing.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

::. Penyesalan Terbesarku Ketika Dia Telah Pergi .::

Hai namaku Renata. Sudah dua tahun aku memendam rasa suka aku kepada satu laki-laki. Wajahnya manis, tapi mungkin kelakuannya yang kurang baik. Sebenarnya aku sudah dekat dengan dia, sampai-sampai dulu kami di gosipin pacaran. Tapi semua itu hanya gossip, toh kenyatannya kami gak pacaran. Tapi kami begitu dekat, sampai-sampai dia pernah memegang tanganku.

Hari-hari itu begitu indah, dia selalu membuat aku tertawa dengan tingaknya, dan aku di buat luluh oleh perhatiaan dia kepadaku. Tapi ternyata ada kenyataan yang dia tutupi dariku sehingga saat aku tau, itu benar-benar membuat aku hancur.

Kejadian itu di mulai saat kami pulang bersama naik angkutan umum. Aku duduk di belakang dan dia di depan, kami tak saling bicara karena aku tahu dari temanku bahwa dia selama ini sudah mempunyai pacar.

“Yogi, kamu sudah ada cewek ya?” saat aku bertanya seperti itu, dia langsung melihatku dengan mimik yang bingung. “kamu tau darimana Ren?” dia menjawab sambil menundukan kepala. “Kenapa kamu tidak jujur sama aku, kamu udah boongin aku, Gi!” aku hanya bisa menghela nafas panjang, dan ternyata jawaban yang terakhir sangat membuat aku sedih, dan menyesal telah bertanya padanya. “Maaf ya Ren, aku gak ingin kalau kamu tau, kamu menjahui aku dan cara kamu berteman denganku berubah. ”Jawabnya dengan santai. Di dalam angkot kami cuman hanya bisa saling terdiam.

Sesampainya aku di rumah, aku langsung menutup mukaku dengan bantal, dan menangis. Aku tak percaya dengan perkataannya, jadi selama ini perhatian yang dia berikan kepadaku hanya kebohongan belaka?? Arghhh…..aku kesal, marah, dan jengkel. Untuk menghilangkan rasa kesal akupun tidur dalam kesedihan.

Keesokkan harinya di sekolah aku tak berani meneggur dia, dan sebaliknya, kami hanya bisa saling diam seribu bahasa, aku sudah pasrah dan menyerah saja karena aku dengar dari temanku bahwa dia sudah sangat mencintai perempuan itu dengan sepenuh hatinya. Seminggu berlalu tanpa ada kedekatan antara kami, melainkan kami semakin jauh dan jauh. Aku memutuskan untuk tak mengungkapkan perasaanku padanya, karena aku tau dia tak pernah mencintaiku, tapi ternyata keputusanku salah.

Dua tahun berlalu, dan aku dan dia kembali akrab. Kami selalu bersama, dia juga selalu mengajakku pergi untuk menemaninya. ”Ren, kita jalan-jalan yuk, aku mau liat pemandangan nihh, lagi bosan banget!!” ucap Yogi. “kenapa Gi, berantem lagi sama pacarmu??” tanyaku iseng. Tanpa bicara Yogi menarikku ke dalam mobilnya. Di mobil Yogi hanya diam seribu bahasa, dan aku tahu bahwa salahku karena membahas tentang pacarnya. 

“Ren” Yogi membuka pembicaraan.” Aku benar-benar suka sama cewek ini, dia benar-benar satu-satunya yang ngerti aku, aku gak akan pernah ngelepas’in dia, aku akan jaga dia slalu Ren karena aku sayang banget sama dia. Dia yang buat hidupku lebih berarti.” Lanjutnya. “bagus deh Gi, brarti cinta kamu tuhh tulus Gi, aku percaya cewek itu beruntung banget” tukasku, walau dalam hati aku ingin menangis, dan berkata beruntung sekali cewek itu andai itu aku. 

Sesampainya di tempat tujuan, tiba-tiba Yogi mengandeng tanganku, seharian itu kami berjalan-jalan, bercanda tawa tapi yg membuat aku bingung seharian ini Yogi tak melepaskan tangannya dari tanganku. Karena sudah sore, dan sudah terlihat ingin hujan kami memutuskan untuk pulang. Setelah Yogi mengantarkanku pulang, tiba-tiba aku ingin sekali menahan kepergian dia entah mengapa, tapi Yogi malah ingin buru-buru pulang. Karena aku tak punya alasan menahan kepergian dia, akhirnya dia berpamitan.

Sudah tiga hari Yogi tak masuk sekolah, aku bingung aku telpon ke handphonenya tidak diangkat dan tak ada yang tahu keberadaan dia.

Sebulan berlalu semenjak hilangnya Yogi tanpa kabar. Hidupku terasa hampa tanpa Yogi disampingku, sampai minggu pagi aku menemukan sebuah paket yang dikirim dari Amerika. Tak tahu mengapa aku segera membuka paket itu, dan aku temukan sebuah diary, dan 2 buah kotak kecil, serta beberapa surat. Aku langsung masuk kekamarku, dan membaca diary kecil itu. Ternyata hanya terdapat beberapa tulisan, tapi tulisan itu membuat air mataku mengalir :

“Satu-satunya alasan aku bertahan hidup adalah untuk melihat senyum manisnya.

Aku selalu bahagia dan senang saat berada didekatnya dari pada didekat gadis-gadis lain, dirinya yang ceria membuat aku lebih berarti. Aku selalu ingin mengungkapkan aku cinta dia, tapi aku tak berani, karena aku tahu aku akan menyakiti dia karena kepergianku ini. Aku tau dia sangat mencintaiku, begitupun aku, tapi rasa sayangku melebihi rasa sedihku karena harus melihat dia menitihkan air mata. Mungkin ini jalan terbaik, karena dia tidak memberikan rasa sayang dari hatinya yang tulus untuk aku, sehingga ia tidak akan terlalu kehilangan diriku.

Dari dulu aku ingin mengatakan ini, I love you Renata, I love u so much.”

Air mataku menetes tak henti saat aku buka surat-surat yang berisi ungkapan cintanya padaku, aku binggung kenapa aku bisa menanggis sejadi-jadinya padahal aku tak tahu siapa pengirim surat ini, dan pertanyaanku terjawab saat aku buka surat terakhir yg berisi :

Hai Renata, ini aku Yogi. Saat kamu membaca surat ini mungkin aku sudah berada di Indonesia kembali, tapi mungkin kita tidak akan bisa bertemu lagi, karena aku sudah tidak ada di dunia ini. Renata aku mengidap penyakit jantung yang sudah sangat parah. Saat aku mengantarkan kamu pulang, saat itu lah untuk trakhir kalinya kita bertemu, karena malam itu aku berangkat dengan keluargaku ke Amerika untuk berobat, dan dokter di sana juga sudah memberitahu dua kemungkinan jika aku dioperasi 5% berhasil, dan 95% gagal.
Jika paket ini sudah terkirim berarti operasiku gagal, karena aku meminta adikku untuk mengirim paket ini jika aku mati. Maaf Renata aku tak bisa memberitahukannya padamu karena aku tak mau membuatmu sedih. Renata sebenarnya dari dulu aku sudah mencintaimu, tapi keputusanku untuk menyatakan cinta kepadamu kandas di tenggah jalan karena hubungan kita yang pernah jauh, karena aku membohongimu, sebenarnya dari situ juga aku tahu bahwa aku sungguh mencintaimu dengan sepenuh hatiku.
Tapi aku tahu kau sudah terlanjur membenciku, dan aku tahu rasa sayangmu kepadaku sudah hilang, makanya aku tak berani mengungkapkan isi hatiku dan alasan kedua karena aku tak ingin membuatmu menanggis jika tiba-tiba aku pergi. Renata dua kotak itu adalah kado yang ingin aku berikan dulu kepadamu, tapi aku begitu pengecut sehingga tak berani menyerahkannya kepadamu. Aku mohon jaga kedua benda yang ada di dalamnya. I Love U so Much Renata. You’re only one in my life”

Setelah membacanya aku langsung membuka kedua kotak itu. Kotak pertama berisi jaket kesayangan Yogi, yang sering ia pinjamkan ke aku, dan kotak kedua berisi boneka yg bisa bersuara saat aku tekan, dan suaranya berisi “Renata Yogi forever” aku benar-benar menanggis sejadi-jadinya.

Tiba saatnya pemakaman Yogi, saat aku melihat petinya di kubur, airmataku mengalir deras, dan hatiku terasa hancur. Ternyata keputusanku untuk tak menyatakan perasaanku padanya salah. Kini dia telah tiada, dia takkan pernah tahu bahwa aku mencintainya juga. Aku benar-benar sangat menyesal.


Sumber Dari : 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

::. Akhir Dari Kebohongan Yang Mengharukan .::

Andre dan Sherly adalah sepasang kekasih yang serasi walaupun keduanya berasal dari keluarga yang jauh berbeda latar belakangnya. Keluarga Sherly berasal dari keluarga kaya raya dan serba berkecukupan, sedangkan keluarga Andre hanyalah keluarga seorang petani miskin yang menggantungkan kehidupannya pada tanah sewaan.

Dalam kehidupan mereka berdua, Andre sangat mencintai Sherly. Andre telah melipat 1000 buah burung kertas untuk Sherly dan Sherly kemudian menggantungkan burung-burung kertas tersebut pada kamarnya. Dalam tiap burung kertas tersebut Andre telah menuliskan harapannya kepada Sherly.

Banyak sekali harapan yang telah Andre ungkapkan kepada Sherly. “Semoga kita selalu saling mengasihi satu sama lain”, ”Semoga Tuhan melindungi Sherly dari bahaya”, ”Semoga kita mendapatkan kehidupan yang bahagia” dsb. Semua harapan itu telah disimbolkan dalam burung kertas yang diberikan kepada Sherly.

Suatu hari Andre melipat burung kertasnya yang ke 1001. Burung itu dilipat dengan kertas transparan sehingga kelihatan sangat berbeda dengan burung-burung kertas yang lain. Ketika memberikan burung kertas ini, Andre berkata kepada Sherly:
“Sherly, ini burung kertasku yang ke 1001. Dalam burung kertas ini aku mengharapkan adanya kejujuran dan keterbukaan antara aku dan kamu. Aku akan segera melamarmu dan kita akan segera menikah. Semoga kita dapat mencintai sampai kita menjadi kakek nenek dan sampai Tuhan memanggil kita berdua !“

Saat mendengar Andre berkata demikian, menangislah Sherly. Ia berkata kepada Andre:
“Ndre, senang sekali aku mendengar semua itu, tetapi aku sekarang telah memutuskan untuk tidak menikah denganmu karena aku butuh uang dan kekayaan seperti kata orang tuaku!” 

Saat mendengar itu Andre pun bak disambar geledek. Ia kemudian mulai marah kepada Sherly. Ia mengatai Sherly matre, orang tak berperasaan, kejam, dan sebagainya. Dan Akhirnya Andre meninggalkan Sherly menangis seorang diri.

Andre mulai terbakar semangatnya. Ia pun bertekad dalam dirinya bahwa ia harus sukses dan hidup berhasil. Sikap Sherly dijadikannya cambuk untuk maju dan maju. Dalam Sebulan usaha Andre menunjukkan hasilnya. Ia diangkat menjadi kepala cabang di mana ia bekerja dan dalam setahun ia telah diangkat menjadi manajer sebuah perusahaan yang bonafide dan tak lama kemudian ia mempunyai 50% saham dari perusahaan itu. Sekarang tak seorangpun tak kenal Andre, ia adalah bintang kesuksesan.

Suatu hari Andre pun berkeliling kota dengan mobil barunya. Tiba-tiba dilihatnya sepasang suami-istri tua tengah berjalan di dalam derasnya hujan. Suami istri itu kelihatan lusuh dan tidak terawat. Andre pun penasaran dan mendekati suami istri itu dengan mobilnya dan ia mendapati bahwa suami istri itu adalah orang tua Sherly.

Andre mulai berpikir untuk memberi pelajaran kepada kedua orang itu, tetapi hati nuraninya melarangnya sangat kuat. Andre membatalkan niatnya dan ia membuntuti kemana perginya orang tua Sherly.

Andre sangat terkejut ketika didapati orang tua Sherly memasuki sebuah makam yang dipenuhi dengan burung kertas. Ia pun semakin terkejut ketika ia mendapati foto Sherly dalam makam itu. Andre pun bergegas turun dari mobilnya dan berlari ke arah makam Sherly untuk menemui orang tua Sherly.

Orang tua Sherly pun berkata kepada Andre:
”Ndre, sekarang kami jatuh miskin. Harta kami habis untuk biaya pengobatan Sherly yang terkena kanker rahim ganas. Sherly menitipkan sebuah surat kepada kami untuk diberikan kepadamu jika kami bertemu denganmu.”
Orang tua Sherly menyerahkan sepucuk surat kumal kepada Andre. Andre pun membaca surat itu.
“Ndre, maafkan aku. Aku terpaksa membohongimu. Aku terkena kanker rahim ganas yang tak mungkin disembuhkan. Aku tak mungkin mengatakan hal ini saat itu, karena jika itu aku lakukan, aku akan membuatmu jatuh dalam kehidupan sentimentil yang penuh keputus-asaan yang akan membawa hidupmu pada kehancuran. Aku tahu semua tabiatmu Ndre, karena itu aku lakukan ini. Aku mencintaimu Ndree.... “

Setelah membaca surat itu, menangislah Andre. Ia telah berprasangka terhadap Sherly begitu kejamnya. Ia pun mulai merasakan betapa hati Sherly teriris-iris ketika ia mencemoohnya, mengatainya matre, kejam dan tak berperasaan. Ia merasakan betapa Sherly kesepian seorang diri dalam kesakitannya hingga maut menjemputnya, betapa Sherly mengharapkan kehadirannya di saat-saat penuh penderitaan itu. Tetapi ia lebih memilih untuk menganggap Sherly sebagai orang matre tak berperasan. Sherly telah berkorban untuknya agar ia tidak jatuh dalam keputusasaan dan kehancuran.


Sumber Dari : http://orb.web.id

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

::. Ericka PerezWergon : Beban Terasa Lepas dari Pundak Begitu Menjadi Muslim! .::

Ericka PerezWergon
Pernyataan seorang pendeta bahwa Muslim membenci Yesus, justru mendorong Ericka PerezWergon – penganut Kristen Evangelis yang menikah dengan seorang lelaki muslim mencari kebenaran akan pernyataan itu. Pencarian itulah yang membawa Ericka pada agama Islam dan akhirnya memutuskan untuk menjadi seorang Muslimah.

Perempuan Amerika keturunan Meksiko itu sebenarnya dibesarkan dalam keluarga Katolik yang taat. Sekitar tahun 2008 lalu, seorang sahabat mengundang Ericka datang ke gereja penganut Evangelis. Sejak itu, ia merasa cocok dengan ajaran Evangelis.

“Mereka (jamaah Evangelis) sangat mirip dengan saya pada waktu itu dan banyak membantu saya. Saya memahami banyak ajaran mereka, antara lain kewajiban membaca Al-kitab. Meski saya tidak selalu paham isi Al-kitab, setidaknya saya berniat untuk belajar dan ikut kelas Al-kitab pada hari Minggu,” ujar Ericka.

Pada suatu kesempatan, seorang pendeta mengatakan bahwa Muslim membenci Yesus dan Muslim menyembah tuhan lain yang disebut “Allah”. Pernyataan mendorong rasa ingin tahu Ericka akan kebenaran ucapan pendetanya.

“Saya terkejut, saya berjumpa dengan beberapa Muslim yang ternyata mencintai ‘Yesus’ sama besarnya dengan umat Kristiani. Saya juga akhirnya tahu bahwa kata ‘Allah’ adalah bahasa Arab yang artinya ‘Tuhan’ dan bahwa Yesus bukan tuhan seperti yang diyakini umat Kristiani, karena Yesus yang sama juga menyembah Tuhan yang sama seperti kita,” tutur Ericka.

Sejak itu, rasa ingin tahu Ericka semakin besar. Ia mencari informasi tentang asal usul Al-kitab dan para penyusun Al-kitab. Ia menemukan banyak kontradiksi dan penyusun-penyusun Alkitab yang tidak jelas identitas dan kapabilitasnya. Ericka bahkan menemukan penyusun Alkitab yang bahkan tidak tahu Yesus, tap berani menulis tentang Yesus.

Pada awalnya, ada penolakan dalam hatinya untuk mengakui bahwa banyak hal-hal yang tak masuk akal dalam agama Kristen. “Sedih rasanya memikirkan bahwa kitab suci (Alkitab) saya yang suci dan sakral itu, yang buat saya adalah firman-firman Tuhan, ternyata banyak penyimpangan,” ujar Ericka.

“Saya berdoa pada Tuhan yang Mahakuasa untuk membimbing saya, membiarkan saya melihat kebenaran, dan membawa saya untuk menyembah-Nya tanpa khawatir akan konsekuensi apapun,” sambung Ericka.

Hal besar yang masih membuat Ericka ragu adalah pertanyaan mengapa Alkitab tidak menubuatkan tentang Nabi Muhammad Saw. Ia mencari bukti-bukti itu dan menemukan jawabannya; jika Alkitab memuat nubuat tentang Nabi Muhammad Saw, itu artinya Alkitab mengakui keberadaan Nabi Muhammad Saw dan Islam.

Ericka pun bertekad untuk lebih dalam mempelajari Islam. Ia membaca Al-Quran dan mengakui kemurnian Al-Quran sebagai perkataan yang langsung dari Allah SWT. “Saya menemukan bahwa Islam adalah agama yang benar dan logis, memberikan jawaban untuk kehidupan ini, dan Islam adalah agama yang damai dan membawa diri kita secara menyeluruh pada Allah SWT” ungkap Ericka.

Setelah melalui pemikiran yang panjang, Ericka memutuskan untuk masuk Islam. Suami Ericka yang muslim, membantunya untuk mengucapkan dua kalimat syahadat. Setelah bersyahadat, Ericka merasa beban berat di pundaknya seketika lenyap. “Saya merasa bebas, bersih dan keyakinan yang penuh,” tukas Ericka yang kemudian langsung mengenakan jilbab.

Ericka beruntung karena tidak mengalami kendala dari keluarganya yang Kristen. “Islam memberikan saya tuntunan hidup yang lengkap, kesempatan untuk lebih dekat pada Allah. Kesempatan untuk menerima rahmat-Nya, kesempatan untuk hidup di hari kemudian. Islam memberikan kedamaian dan memberikan penerang di jalan yang saya ikut,” tandasnya.

Buat mereka yang belum mengenal Islam, Ericka berpesan, “Jangan takut untuk mempelajari Islam, paling tidak memahaminya dan jangan mengkritiknya. Anda akan paham jika Anda tahu sepenuhnya tentang Islam, dan jika Anda paham, Anda akan menghormati Islam. Teruslah mencari dan mintalah petunjuk Allah.”


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS